Hujan Meteor Pembuka Tahun 2012

Tuesday, January 3, 2012 | 7 comments


Di bulan pembuka 2012 bumi mendapatkan hadiah fenomena alam yakni hujan meteor Quads. Hal ini terjadi sejak mulai tanggal 1-5 Januari 2012 dan diprediksi mencapai puncaknya pada hari Rabu (4/1/12) pukul 01.00-05.00 dini hari WIB.

Fenomena alam ini dapat disaksikan oleh seluruh wilayah indonesia dengan mengamati arah timur hingga timur laut. peneliti utama Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Jamaludin, pada National Geographic, menyebutkan "Ini merupakan hujan meteor tahunan yang terjadi karena debu komet. Namun, belum diketahui secara spesifik komet apa yang menyebabkannya".

"Ini termasuk hujan meteor yang kuat dengan satu hingga dua meteor per menitnya", tambah Thomas.

Menurut meteorologist Weather Channel, Mark Ressle, hujan meteor Quads hanya akan sulit terllihat di wilayah barat laut dan pasifik. Sedangkan menurut Bill Cooke sebagai Direktur NASA Meteoroid Environment Office, hujan meteor Quads merupakan fenomena alam yang berumur pendek.

"Mereka merupakan salah satu hujan meteor teraktif tiap tahunnya, tapi tidak bisa dilihat oleh banyak orang karena muncul di dini hari saat musim dingin, Cuaca akan sangat dingin di pagi seperti itu, jadi orang enggan keluar dari dalam rumahnya." ungkap Cooke dalam USA Today.

Thomas menegaskan bahwa ada tiga syarat yang harus diperhatikan jika ingin melakukan pengamatan. Pertama, cuaca harus cerah. Kedua, pengamatan harus jauh dari wilayah yang jauh dari polusi cahaya. Dan ketiga, medan pandang tidak terhalang. Pengamatan seperti di musim hujan seperti ini masih mungkin, jika ada celah pada awan

Selain bisa diamati di belahan bumi bagian timur, hujan meteor Quads juga bisa dilihat di belahan bumi bagian barat. Masyarakat yang berada di wilayah Amerika Utara bisa melihat hujan meteor ini yang diperkirakan mencapai 100 meteor per menitnya.




Sumber: nationalgeographic.co.id

Qatar, Menekan Angka Kematian Jalan Raya

Thursday, December 8, 2011 | 7 comments


Qatar telah berhasil menekan angka kematian akibat dari kecelakaan jalan raya. Itu semua berkat kecanggihan teknologi kamera pengukur kecepatan kendaraan yang melintas dijalan raya. Seperti yang dilaporkan oleh Weill Cornell Medical Collage (WMCM), bahwa kecelakaan jalan raya berkurang cukup drastis semenjak pemasangan pada tahun 2007 lalu.

Data ini diambil oleh para peneliti dengan cara membagi dua periode penelitian, yaitu periode sebelum dan sesudah pemasangan kamera dengan jeda waktu sepuluh tahun. Terbukti bahwa dari hasi penelitian, kecelakaan jalan raya menurun drastis hingga 15 persen.

Saat ini, kamera yang sudah terpasang mencapai 84 buah dan akan terus ditambah pada titik-titik jalan raya. Pemasangan kamera ini sangat efektif guna mengontrol para pemakai jalan dalam menggunakan kecepatannya dan ada petugas yang mengawasi kecepatan kendaraan yang melintas.

Di Indonesia, kamera pengukur kecepatan kendaraan seperti ini belum digunakan. Kecelakaan jalan di Indonesia termasuk sangat besar dan dengan adanya teknologi canggih ini, bisa menekan angka kematian akibat kecelakaan jalan. Semoga pemerintah indonesia segera sadar dan belajar dari negara-negara maju agar tidak selalu berkembang dalam penggunaan teknologi canggih.

Semoga.



Sumber: nationalgeographic.co.id

Gerhana Bulan Total Dipenghujung 2011

Tuesday, December 6, 2011 | 8 comments


Di penghujung tahun 2011, masyarakat Indonesia berkesempatan untuk menikmati gerhana Bulan. Gerhana Bulan Total (GBT) di akhir tahun 2011 yang juga merupakan peristiwa GBT kedua di tahun 2011 akan berlangsung dari sore hari setelah Matahari terbenam sampai jelang tengah malam. Gerhana terakhir di tahun 2011 ini akan terjadi ketika Bulan sedang berada pada titik turun di timur Rasi Taurus. Saat gerhana, Bulan baru saja melintasi titik terjauhnya dari Bumi yang terjadi tanggal 6 desember 2011 ketika Bulan berada pada jarak 405400 km.

Pada GBT 10 Desember 2011, Bulan akan melintasi area tengah bagian selatan bayangan Bumi. Kali ini Bulan tidak akan melintas tepat di tengah bayangan Bumi seperti halnya GBT 16 Juni 2011. Tapi meskipun demikian fase gerhana total akan berlangsung selama 51 menit.

Gerhana Bulan Seri Saros 135
Gerhana Bulan Total 11 Desember 2011 merupakan bagian dari keluarga gerhana dengan siklus Saros 135, yang memiliki 71 seri gerhana yakni 31 gerhana penumbral, 17 gerhana sebagian, dan 23 gerhana total. Susunan gerhana dalam seri saros 135 adalah sebagai berikut :

9 Gerhana Penumbra
10 Gerhana Sebagian
23 Gerhana Total
7 Gerhana Sebagian
22 Gerhana Penumbra

Gerhana berikut yang berasal dari siklus Saros yang sama akan terjadi 18 tahun 11 hari 8 jam lagi. Maknanya adalah, kedua gerhana yang terpisah selama 1 periode saros (18 tahun 11 hari 8 jam) akan memiliki geometri gerhana yang sama. Atau dengan gerhana bulan seri saros 135 berikutnya yang akan terjadi 18 tahun 11 hari dan 8 jam lagi akan terjadi saat Bulan berada pada jarak yang hampir sama dari Bumi pada waktu yang sama di tahun saat terjadi gerhana seri saros sebelumnya.

Satu seri Saros memiliki 70 atau lebih gerhana Bulan dan akan berlangsung selama 12-15 abad. Gerhana Bulan dalam seri Saros 135 semuanya terjadi saat Bulan berada pada titik turun dan Bulan bergerak ke arah utara dalam setiap Gerhana.

Seri 135 ini dimulai dengan Gerhana Bulan Penumbral di tepi selatan penumbra tanggal 13 April 1615 dan baru akan berakhir pada tanggal 18 Mei 2877 dengan Gerhana Penumbra di area tepi utara penumbra. Durasi total seri Saros 135 ini berlangsung selama 1262.11 tahun.


Tahapan Gerhana
Secara keseluruhan, fasa gerhana total dari GBT tanggal 10 Desember 2011 akan berlangsung selama 51 menit. Waktu kontak antara Bulan dengan Bumi akan dimulai dengan Bulan memasuki bayangan Bumi dengan tahapan waktu :

Prediksi Waktu Indonesia bagian Barat?
Gerhana Penumbral dimulai : 18:33:32 wib
Gerhana Sebagian dimulai : 19:45:42 wib
Gerhana Total dimulai : 21:06:16 wib
Puncak Gerhana : 21:31:49 wib
Gerhana Total berakhir : 21:57:24 wib
Gerhana Sebagian berakhir : 23:17:58 wib
Gerhana Penumbral berakhir: 00:30:00 wib

Prediksi Waktu Indonesia bagian tengah?
Gerhana Penumbral dimulai : 19:33:32 wita
Gerhana Sebagian dimulai : 20:45:42 wita
Gerhana Total dimulai : 22:06:16 wita
Puncak Gerhana : 22:31:49 wita
Gerhana Total berakhir : 22:57:24 wita
Gerhana Sebagian berakhir : 00:17:58 wita
Gerhana Penumbral berakhir: 01:30:00 wita

Prediksi Waktu Indonesia bagian timur?
Gerhana Penumbral dimulai : 20:33:32 wit
Gerhana Sebagian dimulai : 21:45:42 wit
Gerhana Total dimulai : 23:06:16 wit
Puncak Gerhana : 23:31:49 wit
Gerhana Total berakhir : 23:57:24 wit
Gerhana Sebagian berakhir : 00:17:58 wit
Gerhana Penumbral berakhir: 01:30:00 wit

Pada saat puncak gerhana, magnitudnya mencapai 1,1061 dan gerhana total akan berlangsung selama 51 menit. Saat gerhana total terjadi, Bulan tidak akan menghilang melainkan tampak berwarna merah.


Keseluruhan gerhana dapat dilihat oleh pengamat di Asia dan Australia. Untuk masyarakat Amerika Utara, gerhana sedang dalam proses ketika Bulan terbenam. Bagi pengamat di Eropa dan Afrika, mereka akan kehilangan fasa awal gerhana karena gerhana sudah dimulai sebelum Bulan terbit. Dan untuk pengamat di Amerika Selatan dan Antartika, Gerhana terakhir di tahun 2011 ini tidaka an tampak.

Bagi pengamat di Indonesia, seluruh daerah di Indonesia akan dapat menikmati Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011. Bagi pengamat di Indonesia bagian barat, GBT akan terjadi tak lama setelah matahari terbenam. Sedangkan di timur Indonesia, Gerhana baru akan dimulai jam 8 malam dan berakhir lewat tengah malam.



Sumber: langit selatan

Renungan Untuk Alam Kita

Monday, December 5, 2011 | 5 comments


Percaya atau tidak, potensi kenaikan panas global akan terus meningkat, baik itu dari polusi gas industri, emisi kendaraaan, bahkan dari rumah kaca sendiri.

Semakin banyak rumah dan gedung-gedung tinggi yang menggunakan dinding dari kaca, baik itu itu setengah bahkan penuh pada bangunan tersebut. Selain harga yang lebih murah dan bangunan terlihat lebih indah, rumah kaca merupaka solusi yang baik untuk digunakan. Akan tetapi jika ditinjau dari efek buruknya pada lingkungan, dengan adanya kaca-kaca pada setiap bangunan, akan menyebabkan sinar matahari memantulkan sinarnya kembali ke ozon dan berakibatkan bumi menjadi lebih panas.

Bisa kita bayangkan jika bumi sudah terlalu panas. Tumbuhan menjadi kering dan layu, tanah menjadi sangat tidak baik untuk pertanian, dan penyakit-penyakit baru akan muncul. Efeknya tidak kita rasakan sekarang, namun anak cucu kitalah yang merasakannya 100 tahun kedepan.

Pemerintah disetiap negara sudah menjalankan program penghijaun kembali hutan-hutan yang telah dipakai untuk kebutuhan penduduknya. Namun program tersebut tidak akan berjalan jika penduduk negara tersebut tidak menjalankan dengan benar dan mengabaikan program tersebut.

Penebangan liar masih terus berlanjut dengan alasan untuk kebutuhan ekonomi, tapi tidak salahnya setelah menebang menanam sebatang bibit baru untuk tumbuh dan menghijau. Jika terjadi banyak kejadian bancana alam seperti tanah longsor dan gempa bumi, itu bukanlah alam yang kejam, tetapi manusialah yang menginginkannya. Akibat pengrusakan dari 10 manusia, menewaskan 1 juta manusia lainnya.



putroeintan.blogspot.com

Pengenalan Definisi Musim

Saturday, December 3, 2011 | 13 comments


Musim adalah periode tahun yang dibedakan oleh suatu kondisi iklim khusus. Empat musim yaitu musim semi, panas, gugur, dan musim dingin mengikuti satu sama lain secara teratur. Masing-masing memiliki siklus cahaya sendiri, suhu, dan pola cuaca yang berulang-ulang secara tahunan.

Di belahan bumi utara sendiri, musim dingin umumnya dimulai pada tanggal 21 atau 22. Ini adalah titik balik matahari musim dingin, hari tahun dengan periode terpendek siang hari. Musim panas dimulai pada tanggal 20 Juni atau 21 (summer solstice), yang memiliki sebagian besar siang hari setiap hari dalam setahun. Semi dan musim gugur, atau musim gugur, dimulai pada ekuinoks, hari-hari yang memiliki jumlah yang sama siang dan kegelapan. Para vernal, atau musim semi, ekuinoks jatuh pada tanggal 20 atau 21, dan musim gugur ekuinoks adalah pada tanggal 22 atau 23.

Musim di belahan bumi utara adalah kebalikan dari belahan bumi selatan. Ini berarti bahwa di Argentina dan Australia, musim dingin dimulai pada bulan Juni. Titik balik matahari musim dingin di belahan bumi selatan adalah bulan Juni 20 atau 21, sedangkan summer solstice, hari terpanjang tahun, adalah tanggal 21 atau 22.

Peristiwa ini terjadi karena bumi terletak miring pada porosnya seperti lingkaran matahari. Sumbu bumi tidak dapat dilihat secara mata telanjang, namun sumbu ini berjalan melalui pusat dari kutup utara.

Pada bulan Juni, ketika belahan bumi utara dimiringkan ke arah matahari, sinar matahari memukul itu untuk sebagian besar hari daripada di musim dingin. Ini berarti mendapatkan lebih jam siang hari. Ketika belahan bumi utara dimiringkan ke arah matahari, sinar matahari juga memukulnya cukup secara langsung, membuat mereka kuat dan pemanasan. Pada bulan Desember, ketika belahan bumi utara adalah dimiringkan jauh dari matahari, sinar matahari datang pada sudut, membuat mereka lemah dan kurang dari pemanasan di musim panas.

Musim dingin biasanya memiliki cuaca dingin, siang sedikit, dan pertumbuhan tanaman terbatas. Pada musim semi, tanaman tumbuh, pohon daun membentangkan, dan mekar bunga. Musim panas adalah waktu terpanas tahun dan memiliki siang hari yang paling, sehingga tanaman tumbuh dengan cepat. Pada musim gugur, suhu drop, dan banyak pohon kehilangan daun mereka.

Tahun empat musim yang khas hanya terjadi pada pertengahan garis lintang. Pertengahan garis lintang adalah tempat yang tidak dekat kutub atau dekat khatulistiwa. Semakin jauh kita pergi ke utara, semakin besar perbedaan musim. Helsinki, Finlandia, melihat 18,5 jam siang hari di pertengahan Juni. Pada pertengahan Desember misalnya, cahaya matahari yang diterima kurang dari 6 jam. Athena, Yunani, di selatan Eropa, memiliki variasi yang lebih kecil. Ini memiliki 14,5 jam siang hari pada bulan Juni dan 9,5 jam pada bulan Desember.

Wilayah yang dekat dengan khatulistiwa terjadi sedikit variasi musiman. Pada wilayah ini umlah yang sama siang dan kegelapan sepanjang tahun. Sudut sinar matahari juga tidak banyak berubah, sehingga tempat ini tetap hangat sepanjang tahun. Dekat khatulistiwa, daerah biasanya memiliki musim hujan dan kering.

Di daerah kutub, sudut sinar matahari miring sepanjang tahun. Daerah ini umumnya lebih dingin dari pada tempat lain di Bumi. Dekat kutub, jumlah siang hari perubahan dramatis antara musim panas dan musim dingin. Di Barrow, Alaska, kota paling utara di Amerika Serikat, itu tetap cahaya sepanjang hari antara pertengahan Mei dan awal Agustus. Kota ini dalam kegelapan total antara pertengahan November dan Januari.




Sember: Putroeintan.blogspot.com

Mempertahankan Bumi Dari Pemanasan Global

Wednesday, November 30, 2011 | 6 comments


Kantor cuaca PBB mengatakan, suhu dunia terus meningkat, dan menuju ambang yang dapat menyebabkan perubahan ireversibel Bumi. Dalam penilaian tahunan dari suhu rata-rata global, tahun 2011 merupakan tahun terpanas sejak pencatatan dimulai pada tahun 1850. Es laut Kutub Utara menyusut sangat cepat dan berada pada kondisi volume rendah tahun ini.

Laporan awal IMO, berdasarkan 10 bulan pertama tahun ini yang dibicarakan di Jenewa, iklim di Afrika Selatan sangatlah kelam dan mencari cara untuk menekan polusi yang menyebabkan efek pemanasan global paling parah di Negara tersebut.

2011 telah menjadi tahun cuaca ekstrim yang menyebabkan kekeringan di Afrika Timur, banjir yang mematikan di Asia, dan 14 bencana cuaca yang terpisah di Amerika Serikat dengan kerusakan terparah.

Laporan IMO mengatakan, saat suhu permukaan rendah di Samudra Pasifik khatulistiwa memiliki efek pendinginan pada seluruh dunia. Sejauh ini es laut Kutub Utara pada tahun 2011 adalah yang terendah kedua pada catatan, dan volumenya adalah yang terendah. Para ilmuwan melihat Arktik sebagai wilayah paling sensitif dan sebuah barometer masa depan.

Arktik Rusia dan sebagian besar Siberia menyimpan sejumlah besar metana terkunci di dalam lapisan es, yang kaya karbon tanah yang tidak pernah mencair. Suhu musim panas hangat berarti pencairan lapisan es yang lebih dalam dan pelepasan lebih besar dari metana, gas dengan potensi pemanasan global 23 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.

Laporan ini datang pada hari kedua konferensi yang dilaksanakan dua minggu di kota pesisir Afrika Selatan dan dihadiri oleh 192 pihak untuk mencari kesepakatan tentang tindakan di masa depan guna menekan kerusakan akibat perubahan iklim.

Pembicaraan akan menentukan apakah negara-negara industri akan mengindahkan dan memperluas komitmen mereka di bawah Protokol Kyoto 1997 untuk mengurangi emisi rumah kaca mereka dan apakah negara-negara berkembang akan menerima batas mengikat emisi mereka di masa depan.



Sumber: msnbc.msn.com
 
© Design modified 2010-2011 putroe intan | Powered by Blogger.com.