Karakteristik Lumut

Thursday, August 4, 2011 | 0 comments



Lumut secara umum memiliki ciri berwarna hijau karena sel-selnya memiliki kloroplas yaitu plastida yang mengandung pigmen berwarna hijau (klorofil). Struktur tubuh lumut yang masih sederhana belum memiliki jaringan pangangkut. Proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubu lumut berlangsung secara difusi dan dibantu oleh adanya aliran sitoplasma di dalam sel-sel tubuh tumbuan lumut. Hal ini menyebabkan lumut hanya mampu melakukan pengangkutan air san zat mineral yang diperlukannya melalui sistem yang sederhana sehingga tumbuhan lumut hanya dapat hidup di rawa-rawa atau tempat lain yang lembab.

Ciri-ciri tubuh lumu adalah sebagai berikut :
→  Dinding sel tersusun atas selulosa.
→ Gametalium (organ pembentuk sel kelamin) terdiri atas anteridum yang berfungsi sebanagi penghasil sel kelamin jantan (sel spermatozoid) dan arkegonium yang berfungsi sebagai sel kelamin betina (sel telur/ovom).
→ Daun lumut tersusun atas selapis sel yang berukuran kecil, sempit, panjang dan mengandung kaloroplas yang tersusun seperti jalan, kecuali pada ibu tulang daunnya.
→ Lumut hanya mengalami pertumbuhan primer (memanjang) dan tidak mengalami pertumbuhan sekunder (membesar).
→  Lumut belum memiliki akar sejati sehingga untuk menyerap air dan zat mineral dari dalam tanah tumbuhan lumut menggunakan rizoid yang juga berfungsi sebagai alat untuk melekat pada tempat tumbuhannya.
→  Sporofit sebagian organ penghasil spora terdiri atas kapsul dan serta (tangaki). Sporofit yang terdapat pada ujung gametofit berwarna hijau seperti daun dan memiliki kalorofil sehingga disamping memperoleh makanan dari gametofit, sporofit mampu melakukan fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan makanannya.




Tumbuhan Lumut

| 3 comments


Tumbuhan lumut merupakan jenis tumbuhan yang pada umumnya memiliki tempat hidup di daerah lembab dan basah. Beberapa jenis lumut juga dapat ditemukan pada daerah kondisi yang sangat kering dan dapat pula bertahan hidup di daerah beku seperti di pegunungan Alpen. Pada lumut tertentu seperti lumut gambut dapat hidup di dalam air.

Lumut tersebar pada tempat lembab dan basah di daerah tropik sampai daerah tundra di sekitar kutub utara, dari daratan rendah sampai daerah yang cukup tinggi dari permukaan laut, kulit pohon, dan ada pula yang hidup di telaga.

Berdasarkan struktur tubuhnya, sebagian ahli menganggap tubuh lumut masih berupa talus (antara akar, batang. dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas), tetapi sebagian ahli lain beranggapan bawa tubuh lumut berupa kormus (antara akar, batang. dan daun sudah dapat dibedakan dengan jelas). Para ahli kemudian mengambil kesimpulan bahwa lumut merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan talus dan kormus.

Untuk dapat tumbuh menyesuaikan diri dengan kondisi kehidupan darat, lumut memiliki permukaan tubuh yang diselubungi lapisan kutikula sehingga dapat mengurangi penguapan air yang berlebihan. Selain itu, gamet (sel kelamin) tumbuhan berkembang dalam organ pembentuk sel kelamin (gametangia) sehingga zigot sebagai hasil fertilisasinya dapat tumbuh dan berkembang di tempat aman pada organ yang menyerupai jaket pelindung.


Baca juga Karakteristik Lumut
 
© Design modified 2010-2011 putroe intan | Powered by Blogger.com.