Pohon Karet

Thursday, July 28, 2011


Pohon karet merupakan tanaman perkebunan tahunan berupa pohon yang mempunyai batang lurus. Karet adalah polimer dari satuan isoprena (politerpena) yang tersusun dari 5000 hingga 10.000 satuan dalam rantai tanpa cabang. Tiga ikatan pertama bersifat trans dan selanjutnya cis. Senyawa ini terkandung pada getah pohon penghasilnya. Pada suhu normal, karet tidak berbentuk (amorf). Pada suhu rendah ia akan mengkristal. Dengan meningkatnya suhu, karet akan mengembang, searah dengan sumbu panjangnya. Penurunan suhu akan mengembalikan keadaan mengembang ini. Inilah al asan mengapa karet bersifat elastik.

Karet dinamai oleh Joseph Priestley pada tahun 1770. Ia menemukan getah yang dikeringkan kemudian dapat menghapus tulisan pensil. Ketika karet dibawa ke Inggris, dia mengamati bahwa benda tersebut dapat menghapus tanda pensil di atas kertas. Ini adalah awal penamaan rubber dalam bahasa Inggris.

Pohon karet pertama kali hanya tumbuh di Brasil, Amerika Selatan, namun setelah percobaan berkali-kali oleh Henry Wickham, pohon ini berhasil dikembangkan di Asia Tenggara, di mana sekarang ini tanaman ini banyak dikembangkan sehingga sampai sekarang.

Getah karet diperoleh dengan melukai kulit batangnya sehingga keluar cairan kental yang kemudian ditampung. Cairan ini keluar akibat tekanan turgor dalam sel yang terbebaskan akibat pelukaan. Aliran berhenti apabila semua isi sel telah "habis" dan luka tertutup oleh getah yang membeku.

Karet adalah bahan utama pembuatan ban, beberapa Alat-alat kesehatan, dan alat-alat yang memerlukan kelenturan dan tahan goncangan.



Artikel Terkait Lainnya:

2 comments:

Rezdown7 said...

artikel yang sangat bagus...
sanagat bermanfaat :)

Obat Sakit 2011 said...

pohon karet ini banyak sekali manfaatnya
dan yang paling terkenal getahnya itu gan

Post a Comment

Klik " +1 " Bila anda menyukai artikel ini...
Sedikit saja komentar anda untuk membangun artikel sederhana ini ^_^

 
© Design modified 2010-2011 putroe intan | Powered by Blogger.com.