Orangutan Masih Jadi Buruan

Sunday, November 20, 2011 | 3 comments


Ratusan kera besar atau orangutan diburu setiap tahun untuk daging atau untuk menghilangkan ancaman terhadap tanaman. Di pulau Kalimantan sendiri menurut survei dari 7.000 penduduk setempat, mengakui orangutan paling banyak diburu untuk diambil daging dan diperjual-belikan.

Hasil survei menunjukkan bahwa antara 750 dan 1.790 Borneo orangutan yang dibunuh setiap tahun di Kalimantan cukup tinggi. Ini merupakan ancaman serius bagi kelangsungan hidup orangutan di Kalimantan.

Terdapat dua spesies orangutan yang berbeda, orangutan Kalimantan dan orangutan Sumatera. Sementara kedua spesies ini dianggap terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa jika seandainya lebih dari satu persen dari orangutan betina dalam populasi tertentu yang tewas dalam satu tahun, maka populasi yang akan punah merupakan angka yang tidak baik untuk orangutan Kalimantan. Dengan asumsi bahwa laki-laki dan perempuan yang tewas dalam jumlah yang sama, kemudian di antara 375 dan 1.550 perempuan orangutan-atau antara 0,9 dan 3,6 persen dari total orangutan betina Kalimantan populasi dibunuh setiap tahunnya.

Para pemburu biasanya hanya dapat membunuh hewan menggunakan perangkap sederhana atau tombak, tapi sekarang mereka punya alat seperti racun dan AK-47 dan bahan peledak, yang membuat efek mematikan yang jauh lebih efisien.




Photograph by Tim Laman, National Geographic

Orangutan

Tuesday, June 21, 2011 | 0 comments


Orangutan adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan atau cokelat, yang hidup di hutan tropika Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera. Mereka memiliki tubuh yang gemuk dan besar, berleher besar, lengan yang panjang dan kuat, kaki yang pendek dan tertunduk, dan tidak mempunyai ekor.

Berat orangutan jantan sekitar 50-90 kg, sedangkan orangutan betina beratnya sekitar 30-50 kg. Hewan ini memiliki tinggi sekitar 1.25-1.5 meter. Telapak tangan mereka mempunyai 4 jari-jari panjang ditambah 1 ibu jari. Telapak kakinya juga memiliki susunan jari-jemari yang sangat mirip dengan manusia. Orangutan masih termasuk dalam spesies kera besar seperti gorila dan simpanse. Golongan kera besar masuk dalam klasifikasi mammalia, memiliki ukuran otak yang besar, mata yang mengarah kedepan, dan tangan yang dapat melakukan genggaman.

Orangutan Sumatra (Pongo abelii lesson) merupakan salah satu hewan endemis yang hanya ada di Sumatra dan hanya menempati bagian utara pulau itu, mulai dari Timang Gajah, Aceh Tengah sampai Sitinjak di Tapanuli Selatan.

Orangutan termasuk makhluk pemalu. Mereka jarang memperlihatkan dirinya kepada orang atau makhluk lain yang tak dikenalnya. Tidak seperti gorila dan simpanse, orangutan tidak hidup dalam sekawanan yang besar. Orangutan jantan biasanya ditemukan sendirian dan orangutan betina biasanya ditemani oleh beberapa anaknya.

Orangutan berkembangbiak lebih lama dibandingkan hewan primata lainnya, orangutan betina hanya melahirkan seekor anak setiap 7-8 tahun sekali. Umur orangutan di alam liar sekitar 45 tahun, dan sepanjang gidupnya orangutan betina hanya memiliki 3 keturunan seumur hidupnya. Orangutan dapat bergerak cepat dari pohon ke pohon dengan cara berayun pada cabang-cabang pohon. Mereka juga dapat berjalan dengan kedua kakinya, namun jarang sekali ditemukan.

Meskipun orangutan termasuk hewan omnivora, sebagian besar dari mereka hanya memakan tumbuhan. 90% dari makanannya berupa buah-buahan. Makanannya antara lain adalah kulit pohon, dedaunan, bunga, beberapa jenis serangga. Selain itu mereka juga memakan nektar,madu dan jamur. Mereka juga gemar makan durian, walaupun aromanya tajam, tetapi mereka menyukainya.

Orangutan telah kehilangan 80% wilayah habitatnya dalam waktu kurang dari 20 tahun. tak jarang mereka juga dilukai dan bahkan dibunuh oleh para petani dan pemilik lahan karena dianggap sebagai hama.




 
© Design modified 2010-2011 putroe intan | Powered by Blogger.com.